Pengelolaan Persandian dan Program NTB Online yang dicanangkan Gubernur NTB, Dr. TGH. M.Zainul Majdi sebagai salah satu indikator kinerja daerah dalam RPJMD NTB 2014-2018, telah menjadi magnet tersendiri bagi peserta Diklat Sandiman Dasar Lembaga Sandi Negara anggkatan 177 dan angkatan 178 Lembaga Sandi Negara Tahun 2014.
Untuk mengetahui lebih jauh aktualisasi dari persandian dan Program NTB Online tersebut, Para Peserta Diklat Sandiman Dasar Lembaga Sandi Negara Tahun 2014 yang berasal dari Kelas Polri dan Kelas Pemerintah Daerah se- Indonesia itu, (Kamis, 27/11-2014) melaksanakan kegiatan Widyakarya di NTB, diterima Asisten Administrasi Umum dan Kesra, Drs.H. Lalu Syafi’i di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur. Hadir pada saat penerimaan Kepala Biro Umum Setda NTB, Ir.H.Iswandi, M.Si, para Kepala SKPD Pemprov NTB, Kepala Bagian Kesekretariatan dan PDE, GP. Aryadi, S.Sos.,MH bersama para pejabat Unit Teknis Persandian level Provinsi dan Kabupaten/Kota se- NTB.
Rombongan Peserta Widyakarya yang berjumlah 65 orang tersebut, dipimpin Plh. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Sandi Negara, Mayor CHB. Agus Sukoyo didampingi para Instruktur dari Lembaga Sandi Negara.
Mayor Agus dalam sambutannya menyampaikan, dipilihnya Provinsi NTB sebagai lokus Widyakarya bagi Para Peserta Diklat Sandiman Dasar Lembaga Sandi Negara tahun 2014, karena NTB belakangan ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat dibidang sandi dan pemanfataan sistem informasi, tandasnya.
“NTB merupakan salah satu provinsi di indonesia yang cukup mantap dalam pelaksanaan sandi serta memiliki program NTB Online sebagai satu model implementasi layanan informasi yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi”, tegasnya. Itulah sebabnya, kata mantan Kabag Humas Lembaga Sandi Negara ini, widyakarya diarahkan ke NTB, guna meningkatkan aktualisasi dan wawasan kepada para peserta Diklat, tuturnya.
Asisten Administrasi Umum dan Kesra Setda Provinsi NTB, Drs.H.L. Syafi’i dalam kata penerimaannya menuturkan bahwa Gubernur Dr.TGH. M. Zainul majdi adalah sosok yang memiliki komitmen yang sangat kuat dalam bidang persandian dan pemanfataan sistem informasi. Saat ini seluruh SKPD lingkup pemerintah Provinsi NTB diwajibkan untuk membuka layanan informasi publik yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Program NTB Online yang telah ditetapkan dalam RPJMD NTB adalah bentuk dari tingginya komitmen itu, kata mantan Kadis Dikpora NTB ini.
Dari sisi penyediaan sarana prasarana layanan masyarakat, ia menguraikan bhawa saat ini hampir seluruh unit kerja yang ada dilingkup pemerintah provinsi NTB telah memiliki website resmi sebagai sarana pelayanan informasi publik, ujarnya.
Bahkan beberapa program layanan online, kata dia berhasil meraih prestasi tingkat nasional, diantaranya portal jurnalisme warga NTB ” kampung media’ berhasil mewakili indonesia untuk meraih penghargaan internasional di PBB, demikian juga LPSE NTB meraih National E-Procurement Award 2014, serta Website Pemprov NTB selama dua tahun berturut-turut meraih peringkat 6 nasional dalam layanan informasi publik. Demikian juga dibidang persandian, NTB berada pada peringkat 7 Nasional. “Kami berharap kabar baik dari NTB dibidang sandi dan sistem informasi ini, akan bermanfaat guna memperkaya wawasan peserta Diklat”, imbuhnya.
Kegiatan Widyakarya di NTB diawali dengan pemutaran film profil NTB, kemudian diisi pula dengan pemaparan teknis penyelenggaraan persandian dan program NTB Online oleh Kabag Kesekretariatan dan PDE, diskusi dan peninjauan ke Ruang Kasa dan ruang server serta simulasi pengelolaan Pengaduan Masyarakat melalui NTB SMS Centre, Aplikasi NTB In My Hand, Program Layanan LPSE dan Absensi Sidik Jari yang dijelaskan oleh para Petugas Pengelola Program pada Bagian Kesekretariatan dan PDE Biro Umum.
Sumber: biroumum
